Izin Melaksanakan Kegiatan Diseminasi Pembatik

Halo Sahabat Tekonologi. 

Kali ini saya mau sharing nih terkait pengalaman yang seru sekaligus mendebarkan. Yupzzz.. pengumuman Pembatik Level 3. Hal yang dinanti pun akhirnya tiba. Pada Hari Minggu, tanggal, 13 Oktober 2024, jantung berdetak sangat kencang. Kala itu, saya membaca pesan di Group Chat Kreasi-50 dari Farida Indriani yang berbunyi "Sudah ada pengumuman, silahkan cek info peserta di laman pembatik". Seperti tangkapan layar di bawah ini

Gambar 1. Tangkapan layar group Kreasi-50

Melihat pengumuman tersebut, saya langsung membuka halaman berikut Info Peserta Pembatik

dan memasukkan alamat email akun belajar saya. Alhamdulillah. Saya dinyatakan lulus ke level 4. Seperti tangkapan layar di bawah ini:

   Gambar 2. Tangkapan layar group Kreasi-50

Selain saya, kami dari Sekolah Indonesia Kota Kinabalu ada sebanyak empat orang yang dinyatakan lulus, yaitu: Saya, Fajar Efendi Daulay, Negara Mangkubumi, Exsaris Januar dan Devi Nuranti. Melihat hasil tersebut, saya bersama rekan-rekan dari Sekolah Indonesia Kota Kinabalu langsung berinisiatif cepat. Kami berencana menjumpai Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, yaitu Bapak Syahyuddin, S.Pd., MA TESOL pada Hari Senin, Tanggal 14 Oktober 2024. Namun, pada hari H, Bapak Exsaris Januar dan Ibu Devi Nuranti terkendala hadir karena sedang mengajar dan kelas tidak dapat ditinggalkan. 

 Gambar 3. Saya, Fajar Efendi Daulay dan Bapak Negera Mangkubumi sedang berbincang dengan Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu

Berdasarkan hasil pembicaraan dengan Bapak Kepala SIKK, beliau sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Hal ini langsung dibuktikan dukungan beliau memberi izin untuk melakukan diseminasi di SIKK dan menandatangani surat izin mekalukan diseminasi ke CLC yang ada di Sabah. 

 Gambar 4. Bapak Syahyuddin, S.Pd., MA TESOL selaku Kepala SIKK sedang menandatangani surat izin melakukan diseminasi ke CLC  

Berikut ini surat izin melakukan diseminasi ke CLC:


Sahabat teknologi. Hari ini cukup sampai disini dulu ya. Esok saya akan meceritakan keseruan lainnya ya sahabat. See you...

VLOG


#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2024
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar 

Perbedaan Ecommerce, Toko Online dan Market Place



Berdasarkan ilustrasi di atas kita bisa membandingkan antara commerce (perdagangan) yang terjadi di dunia nyata dan e-commerce (perdanagan elektronik) yang terjadi di dunia elektronik. Pada dunia nyata, kita mengenal adanya toko dan pasar. Toko merupakan sebuah tempat tertutup yang di dalamnya terjadi kegiatan perdagangan dengan jenis benda atau barang yang khusus, misalnya toko buku, toko buah, dan sebagainya. Sedangkan kumpulan beberapa toko di sebut pasar, sebabagi contoh Pasar Ikan Lama di Medan.  Di pasar ini, Anda tidak akan menemukan orang berjualan ikan. Namun Anda akan menemukan puluhan toko kain.

Selanjutnya, adanya perkembangan teknologi khususnya internet telah memunculkan berbagai peluang baru dalam bisnis. Salah satunya adalah Ecommerce. Namun, tahukah Anda apa itu ecommerce? Disini saya akan memaparkan pengertian ecommerce menurut para ahli, yaitu:

Laudon & Laudon (1998),

E-commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan komputer sebagai perantara transaksi bisnis.

Triton (2006),

Menjelaskan bahwa e-commerce (electronic commerce) sebagai perdagangan elektronik dimana untuk transaksi perdagangan baik membeli maupun menjual dilakukan melalui elektronik pada jaringan internet.

Niagahoster (2021)

Electronic commerce atau ecommerce adalah segala aktivitas jual beli yang dilakukan melalui media elektronik.

Berdasarkan pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa e-commerce adalah segala aktivitas jual beli yang dilakukan secara elektronik.

Karena pengertian e-commerce tersebut, terkadang ada kesalahpahaman (miskonsepsi)tentang ecommerce dan marketplace. Istilah ecommerce digunakan untuk mendeskripsikan semua transaksi yang memakai media elektronik.

Marketplace sendiri adalah salah satu model ecommerce, di mana ia berfungsi sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Penjual yang berdagang di marketplace hanya perlu meladeni pembelian. Semua aktivitas lain seperti pengelolaan website sudah diurus oleh platform tersebut.  Situs-situs seperti Shopee dan Lazada adalah dua contoh marketplace.

Selain ecommerce dan market place, kita juga mengenal yang namanya toko online. Online Shop merupakan toko dengan basis digital yang berdiri secara mandiri dalam mengelola usahanya. Kenapa disebut mandiri? Karena pemilik toko online harus membuat website dan memantau usahanya sendiri. Hal ini termasuk solusi yang ditawarkan kemajuan teknologi dalam mengalihkan manusia untuk mulai membuka lahan bisnis digital yang lebih fleksibel dan praktis. 

Mari Bapak/Ibu kita diskusikan tentang Ecommerce sehingga menambah referensi kita tentang ecommerce

Pemasaran

Pemasaran adalah kegiatan yang dipimpin oleh perusahaan untuk mempromosikan suatu produk atau layanan yang mereka miliki. Pemasaran ini meliputi produk iklan, penjualan dan pengiriman ke konsumen atau bisnis lain. Dalam promosi, mereka akan menargetkan orang yang sesuai dengan produk yang dipasarkan. Biasanya, mereka juga melibatkan selebriti, selebriti atau siapa pun yang memiliki popularitas merangsang produk. Tidak hanya itu, dalam pemasaran, bagian yang memiliki tugas ini akan membuat kemasan atau desain yang menarik untuk beriklan agar tertarik pada banyak orang yang tertarik.

Selain itu, pemasaran juga membantu konsumen. Mereka akan menemukan lebih mudah untuk menemukan produk yang sesuai dengan yang mereka butuhkan. Ketika pemasaran mematuhi target, perusahaan akan mendapatkan banyak pembeli dan keberuntungan dapat diperoleh.

Fungsi pemasaran

1. Pengenalan produk

Pendahuluan adalah fungsi utama dari pemasaran yang dilakukan oleh Perusahaan. Dengan pemasaran, produk akan lebih mudah diketahui oleh pelanggan. Spesialis pemasaran harus menyoroti keunggulan produk yang dipasarkan. Karena itu dapat lebih menarik daripada produk persaingan.

2. Penelitian

Penelitian memungkinkan spesialis pemasaran untuk mendapatkan informasi yang baik tentang target pasar suatu produk. Beberapa hal yang biasanya harus dipelajari adalah popularitas, usia dan jenis kelamin harus diinginkan dan sebagainya. Kemudian, produk produk dapat disesuaikan dengan apa yang konsisten dengan target pasar.

3. Distribusi

Dengan distribusi yang baik, ini akan memastikan bahwa produk dapat dengan mudah dipindahkan dari lokasi produksi lepas pantai menggunakan jalan tanah, air dan laut. Selain itu, juga menjamin bahwa produk dapat dengan mudah diperoleh oleh pelanggan.. Karena pemasar juga harus merencanakan semua yang seperti armada, keuangan dalam proses distribusi.

4. Layanan purnajual

Dalam penjualan, layanan purna jual sangat diperlukan. Spesialis pemasaran harus membantu pelanggan setelah membeli produk. Misalnya, sebagai produk dari mesin, pelanggan mungkin kesulitan menemukan masalah pada mesin yang telah mereka beli. Tugas pemasaran, menjamin dan membantu mesin beroperasi dengan benar.

Jenis Pemasaran

Branding

Produk dan layanan harus memiliki target pasar, nama atau "merek", yaitu. Merek adalah bentuk pemasaran yang memiliki fungsi jangka panjang. Ini sangat membantu untuk membuat produk atau layanan yang lebih menarik dan terkenal. Merek sering mencakup nama, slogan dan logo.

Iklan disebarluaskan

Penggunaan radio sebagai sarana pemasaran adalah salah satu bentuk iklan berbayar yang paling umum. Pemasaran ke pelanggan sangat potensial ketika menggunakan radio karena pendengar radio benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan penyiar mereka. Selain itu, dapat juga menggunakan media televisi untuk menjangkau pelanggan secara luas.

Pemasaran Multi-Level

Pemasaran menggunakan Multi-level Marketing adalah bentuk penjualan langsung yang melibatkan banyak orang di mana perusahaan merekrut dan menjual produk-produknya. Pemasaran multi-level juga disebut pemasaran jaringan karena tenaga penjualan menerima komisi dari produk yang mereka jual dan komisi penjualan jaringan mereka.

Internet atau online

Internet adalah salah satu media pemasaran paling populer. Hampir setiap orang harus menggunakan internet, sehingga pasar sangat lebar. Pemasaran dapat dilakukan dengan cara yang berbeda seperti menggunakan email, situs web atau iklan. Target pasar juga dapat ditentukan karena banyak penyedia layanan iklan memiliki fitur ini.

Kesimpulan

Pemasaran adalah hal penting dalam bisnis, strategi pemasaran terbaik bisnis Anda, semakin banyak bisnis Anda tumbuh. Tetapi jangan lupa akuntansi karena akuntansi adalah salah satu komponen penting dari manajemen bisnis.

Jika strategi pemasaran Anda baik tanpa disertai dengan akuntan terstruktur, bisnis Anda akan tetap tinggal. Untuk melakukan proses akuntansi yang baik, catatan transaksi reguler diperlukan untuk menghasilkan laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

SEO


 

Semakin berkembangnya Internet maka semakin luas pula fungsinya. Salah satunya adalah menjalankan bisnis secara online. Bisnis dalam skala kecil maupun skala besar masing-masing berlomba-lomba menunjukkan eksistensinya melalui web dan jumlahnya sangat besar. Persaingan bisnis di Internet sangat pana s hingga kehadiran search engine dianggap menjadi salah satu solusi agar website dapat ditemukan dengan mudah. Sampai disini persaingan belum berhenti karena listing web di search engine result page menjadi arena untuk memperjuangkan kemenangan berada di halaman pertama sebagai hasil pencarian melalui SEO. Ada ratusan ribu bahkan jutaan list dalam sekali tampilan halaman setelah pengunjung mengetikkan keyword tertentu. Tentunya pengunjung jarang melihat ke halaman-halaman belakang dan cenderung memprioritaskan apa yang pertama kali dilihat pada halaman pertama hasil pencarian. Inilah yang memicu persaingan untuk mendapatkan peringkat di halaman pertama, karena peringkat tersebut berarti kemungkinan traffic pengunjung yang berlimpah.

Ada beberapa hal yang mendapat pengaruh baik dari website yang memiliki SEO bagus, diantaranya :

  • Ranking dan traffic. Peringkat yang baik memungkinkan traffic yang datang dari search engine sangat besar
  • Brand awareness meningkat. SEO dapat membantu meningkatkan kemampuan pelanggan potensial untuk mengingat suatu perusahaan, produk atau web dalam kategori tertentu (brand awareness). Meskipun pada awalnya tidak bergitu berefek pada tingkat penjualan, namun brand awareness dapat menjadi tolak ukur eksistensi perusahaan, produk atau web di mata publik. Mereka akan mengenal dengan baik web, perusahaan dan produk/layanan anda. Pada perjalanan panjangnya anda akan menemukan selling point yang tepat guna meningkatkan jumlah penjualan dan daya jual produk atau jasa yang ditawarkan.
  • Visibilitas dan Otoritas. SEO memungkinkan web anda memiliki visibilitas dan otoritas di search engine serta dunia internet dalam jangka waktu yang relatif panjang, tentunya bila didukung oleh praktek SEO yang baik dan sehat (whitehat) karena cara-cara yang buruk seperti spamming, keyword stuffing, cloaking, membuat dooway pages dan praktek-praktek blackhat SEO lainnya akan melukai website anda. Efek SEO curang dalam jangka waktu pendek akan mendapat penalti sangat besar, sehingga usaha brand building yang sedang dilakukan dapat rusak jika situs telah dicap sebagai spammer.
  • Revenue atau ROI tinggi. Kampanye SEO yang dilakukan dengan baik dan efisien akan memberikan ROI atau hasil investasi jauh lebih besar dibanding kampanye-kampanye marketing/advertising lainnya., karena SEO tidak membutuhkan biaya apapun kecuali jika anda menggunakan jasa SEO. Ada satu hal yang perlu diperhatikan jika menggunakan jasa SEO, pastikan benar yang mengerti tentang SEO dan tidak melakukan praktek blackhat karena dapat merugikan web dan bisnis anda kedepannya.

SERP adalah singkatan dari Search Engine Result Page yaitu daftar halaman web yang ditampilkan oleh search engine sebagai respons terhadap kata yang kita ketik pada mesin pencari. Mesin Pencari Yang Paling Banyak Digunakan di Dunia (on the spot style) :

Memahami prinsip kerja search engine merupakan awal yang baik untuk menguasai SEO lebih jauh. Ketika seseorang melakukan pencarian di google search engine hasilnya dapat begitu cepat dihadirkan sesuai query yang diinginkan. Bagaimana google dapat menemukan halaman-halaman web yang sesuai dengan query tersebut? Bagaimana pula cara google menentukan urutan-urutan list dalam hasil pencarian?

Dalam perumpamaan sederhana google dapat disamakan dengan sebuah buku besar yang memiliki indeks lengkap, mudah digunakan, dan mudah dicari. Ketika user melakukan pencarian, program google melakukan cek terhadap indeks yang dimilikinya untuk menemukan dan menyusun hasil pencarian yang relavan sesuai dengan yang dicari. Ada 3 konsep atau proses kunci yang memungkinkan google dapat melakukan hal tersebut: crawling, indexing dan serving/delevering.

Crawling (Perayapan) 

Crawling atau perayapan adalah proses googlebot (bisa juga disebut sebagai robot, bot spider, spiderbot) mencari halaman-halaman baru atau yang diupdate untuk ditambahkan ke dalam indeks google. Google menggunakan beberapa set komputer untuk mengambil (merayapi) miliaran halaman web. Program googlebot inilah yang bertugas melakukan pekerjaan tersebut dengan menggunakan algoritma untuk menentukan situs atau halaman web mana saja yang akan dirayapi, seberapa sering perayapan (crawl) dilakukan dan berapa banyak halaman web yang akan diambil dari sebuah web.

Proses perayapan google diawali dari list URL halaman web yang didapat dari proses crawling sebelumnya ditambah dengan referensi sitemap yang didaftarkan oleh para webmaster. Ketika googlebot mengunjungi masingmasing halamaan website, dia akan menemukan link-link baru sebagai rujukan untuk ditambahkan ke dalam halaman indeks guna proses perayapan selanjutnya. Perubahan pada website atau halaman website, dan link-link mati (dead links) atau rusak (broken links) menjadi referensi untuk mengupdate indeks dengan hasil terbaru. Googlebot dijalankan dari beberapa mesin sekaligus untuk meningkatkan performa dan proses. Hal ini disebabkan web terus berkembang dan halaman web yang harus di-crawl semakin bertambah. Mesin-mesin yang mendistribusikan googlebot tersebut letaknya tersebar di beberapa titik server. Tujuannya agar proses crawling suatu website cepat dilakukan melalui server terdekat dengan website tersebut

Indexing (Proses Pengindeks-an) 

Googlebot kemudian memproses masingmasing halaman yang dirayapinya untuk, mengumpulkan seluruh kata yang dibaca dan lokasi yang ditemukan kedalam sebuah indeks besar. Selain teks atau kata, google juga memproses segala informasi atau tipe konten yang terdapat pada halaman web, baik dalam bentuk tag-tag script seperti : p (paragraph), a (link), head, body, meta, title dan lainlain juga atribut alt, rel, href, dan lain-lain. Namun googlebot tidak dapat membacca dan memproses tipe file rich content seperti flash atau frame dan halaman-halaman dinamis.

Serving/Delevering (Menampilkan Hasil Pencarian) 

Ketika user google mengetikkan keyword tertentu di kotak pencarian (menuliskan query), mesin pencari akan mencari konten ke dalam indeks dan kemudian menampilkannya sebagai list hasil pencarian. Hasil pencarian tersebut dapat dipercaya google sebagai hasil yang paling relevan bagi user. Semakin besar nomor urutan listing (semakin kebawah) semakin kecil nilai relevansinya. Tentu relevansi tidak hanya didasarkan pada keyword, tapi juga 200 an faktor salah satunya adalah PageRank. PageRank ini berkaintan dengan SERP yang selalu berubah setiap harinya, bahkan setiap jam. Selain PageRank faktor lain yang sangat berpengaruh diantaranya; struktur/navigasi web, isi web(konten), popularitas web/link, dan lain-lain.

Untuk mendapatkan ranking pencarian yang baik anda harus memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan website terlebih dahlulu atau menjadi prinsip dasar SEO, yaitu memastikan bahwa googlebot dapat merayapi seluruh konten halaman webiste dengan baik, yang semuanya berkaitan dengan onpage SEO, misalnya penggunaan sitemap xml, sitemap HTML, menyusun strukur web yang komprehensif, penggunaan meta descrription dan title serta kualitas konten yang baik.

3 Keyword Dalam SEO

Riset keyword adalah sesuatu aspek yang vital dari perencanaan Search Engine Optimizaton, jika situs anda memasang keyword yang salah, search engine dan customer anda tidak akan menemukan website anda. Proses riset keyword dapat di jabarkan dalam beberapa poin berikut ini:

1. Ciptakan Daftar Keyword dan Cek Daftar Tersebut

Langkah pertama dalam proses adalah membuat daftar potensial keyword. Pikirkan semua kata-kata yang akan di ketikkan visitor dalam kotak search google atau search engine lainnya untuk menemukan website anda.

2. Gunakan Tool Riset Keyword

Ketika anda akan membuat sebuah website untuk bisnis anda, tentunya anda tidak membuatnya begitu saja tanpa ada sebuah perencanaan. Langkah pertama yang sangat penting dan harus anda kerjakan adalah mencari tahu bagaimana orang mengetik kata kunci di search engine google untuk mencari informasi yang butuhkan. Sebagai contoh : anda hendak memasang keyword "tutorial photoshop", sebelumnya anda tidak tahu berapa nilai persaingan, dari keyword "tutorial photoshop" tersebut, semakin tinggi nilai persaingan maka semakin banyak visitor mencari keyword tersebut. Bagaimana caranya? Nah dalam mencari perbandingan nilai keyword kita dapat menggunakan beberapa tool yang tersedia di internet, ada yang gratis dan ada yang bayar, Anda dapat melakukan riset keywords dengan menggunakan Google Adwords: Keyword Tools, layanan ini disediakan oleh Google secara gratis.

3. Pastikan Daftar Keyword Anda Sekali Lagi

Dibagian ini anda tahu sendiri apa yang harus nya di lakukan, apakah memilih keyword yang mempunyai persaingan tinggi atau persaingan rendah (Niche market).

Siapkan langkah dalam menuliskan keyword-keyword tersebut pada:

a. Title Tag 

Gunakan keyword utama pada title halaman web. Isi dari tag sangat berpengaruh pada rangking search engine. Tips menulis title :

Panjang : Judul tag harus maksimal 70 karakter , termasuk spasi . Penempatan Keyword : kata yang paling penting Anda ( kata kunci ) harus menjadi yang pertama dalam tag judul Anda, sehingga kata penting harus diurutkan mulai dari kata yang terpenting dalam tag judul. Namun, jika Anda bekerja dalam bahasa yang dibaca dari kanan - ke - kiri , maka harus dibalik juga.

Keyword Pemisahan : Gunakan pipa | untuk memisahkan frase kata kunci tidak ada koma , garis bawah , tanda hubung atau tanda baca lain kecuali kata kunci yang ditulis dalam bentuk kalimat. Jauhkan frase penting Anda pendek dan sederhana . Tinggalkan katakata yang akan membuatnya membaca seperti kalimat . ( misalnya, dan , jika , tapi , kemudian , dan lain-lain )

Nama Perusahaan : Jika nama perusahaan Anda bukan bagian frasa yang penting ( kata kunci ) , letakkan pada akhir tag judul , jika itu adalah bagian dari kata-kata penting Anda , letakkan sebagai kata-kata pertama dalam tag judul . Beberapa SEO akan memberitahu Anda untuk meninggalkan saja. Anda dapat meninggalkan untuk keperluan branding - sehingga orang akan melihat merek dan klik . Ini tidak berlaku untuk semua situs .

JANGAN duplikat Judul Tags : Mereka harus ditulis berbeda untuk setiap halaman . Jangan meniru tag judul Anda Relevan : Judul tag harus ditulis untuk menjadi deskriptif konten pada halaman. Misalnya : About | Important Keywords | Company Name

b. Meta Description Tags 

Meta tag description digunakan untuk memberikan gambaran umum mengenai isi dari halaman web Anda. Ukurannya disarankan tidak lebih dari 200 karakter. Dan usahakan agar description ini bisa menjadi kalimat-kalimat yang letaknya di awal halaman web page yang bersangkutan. Contoh penulisan meta tag description adalah sebagai berikut :

c. Meta Keywords Tag 

Meta tag keyword sangat penting keberadaannya, karena menentukan kata kunci apa yang bisa menemukan halaman web tersebut pada search engine. Sintak dasar dari meta tag keyword adalah sebagai berikut : Yang tak kalah pentingnya mengenai keyword adalah jangan membuat keyword yang tidak ada hubungannya dengan isi halaman web Anda. Hal ini juga akan dianggap spamming.

 

 

 

 

Strategi Pemasaran Bisnis Ritel


 Strategi Pemasaran Bisnis Ritel

Membicarakan strategi pemasaran memang tidak akan pernah ada habisnya. Berbagai cara dan usaha bisa dijadikan sebagai strategi untuk memasarkan sebuah produk. Salah satu strategi yang sudah dijalankan masyarakat dari dulu hingga sekarang adalah pemasaran dengan sistem retail atau eceran. Yang dimaksud dengan strategi pemasaran retail atau eceran sendiri adalah segala kegiatan jual-beli yang bertujuan menyalurkan barang kepada konsumen akhir, guna memenuhi kebutuhan pribadi para konsumen.

Sebagian besar pelaku usaha memilih untuk menggunakan strategi pemasaran ini, sebab peluang pasar yang paling potensial datang dari konsumen akhir, yang rata-rata membeli suatu produk untuk keperluan mereka sehari-hari. Tak heran bila saat ini perkembangan bisnis retail juga sangat pesat, lihat saja bisnis toko kelontong, minimarket, hingga bisnis retail yang sudah besar seperti Matahari, Alfamart, Indomart dan Hero banyak dicari para konsumen.

Tingginya permintaan pasar akan produk retail, membuat sebagian besar pelaku usaha memilih strategi pemasaran tersebut untuk melepas produk mereka ke pasaran. Meskipun cara ini terbilang mudah, namun persaingan pasar bisnis retail sudah sangat tinggi. Maka dari itu bagi Anda yang ingin terjun dalam bisnis retail, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut untuk memenangkan pasar:

Menentukan Target Pasar

Tugas utama dalam mengembangkan strategi retail adalah menetapkan sasaran pasar. Proses ini diawali dengan menetapkan segmentasi pasar. Ritel yang sukses selalu mendasarkan upaya untuk mengenali pelanggannya. Sasaran pasar dalam ritel seringkali di tetapkan berdasarkan faktor demografis, geografis dan psikografis. Menetapkan sasaran pasar merupakan prasyarat untuk menetapkan bauran ritel.

Meskipun bisnis retail biasa menawarkan berbagai produk kebutuhan masyarakat, namun sebisa mungkin dapat memberikan pelayanan dan kepuasan pada target konsumen yang ingin Anda jangkau. Misalnya saja lebih menekankan harga murah untuk menjangkau konsumen menengah kebawah atau menyediakan produk dengan kualitas terbaik untuk menjangkau sasaran pasar menengah keatas.

Menciptakan Loyalitas Pelanggan

Sebagaimana diketahui bahwa tujuan dari suatu bisnis adalah untuk menciptakan para pelanggan merasa puas. Terciptanya kepuasaan dapat memberikan beberapa manfaat, diantaranya hubungan antara perusahaan dengan pelanggannya menjadi harmonis sehingga memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang dan terciptanya kesetiaan terhadap merek serta membuat suatu rekomendasi dari mulut ke mulut (word of mouth) yang menguntungkan bagi perusahaan (Tjiptono, 2000: 105).

Menurut Tjiptono (2000: 110) loyalitas konsumen adalah komitmen pelanggan terhadap suatu merek, toko atau pemasok berdasarkan sifat yang sangat positif dalam pembelian jangka panjang. Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa kesetiaan terhadap merek diperoleh karena adanya kombinasi dari kepuasan dan keluhan. Sedangkan kepuasan pelanggan tersebut hadir dari seberapa besar kinerja perusahaan untuk menimbulkan kepuasan tersebut dengan meminimalkan keluhan sehingga diperoleh pembelian jangka panjang yang dilakukan oleh konsumen.

Menciptakan loyalitas pelanggan merupakan strategi tepat untuk meningkatkan pemasaran. Bukan hanya itu saja, dengan adanya loyalitas konsumen juga membantu bisnis retail untuk menghadapi persaingan pasar. Ciptakan programprogram promosi yang dapat meningkatkan loyalitas konsumen, contohnya saja dengan memberikan kartu diskon bagi para member atau mengadakan event promosi setiap akhir pekan.

Dalam menumbuhkan dan meningkatkan loyalitas pelanggan supaya datang berbelanja lagi dan lagi, sudah barang tentu peritel harus membuat program penjualan sehingga konsumen bergairah untuk datang dan berbelanja, di bawah ini diungkapkan bagaimana Carrefour mencitakan dan mempertahankan konsumennya.

Harga Bisa Berubah

Di tengah ketatnya persaingan di industri ritel, harga menjadi perhatian utama dalam memenangi persaingan pasar. Oleh karena itu, harga pun bisa cepat berubah di industri ini. Harga adalah sejumlah uang yang harus dibayar konsumen untuk mendapatkan sebuah produk atau jasa. Dalam teori marketing, harga merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi pemasaran suatu produk. Mahal-murahnya harga sering kali menjadi perhatian utama para konsumen saat mereka memilih suatu produk. Sehingga harga yang ditawarkan menjadi bahan pertimbangan khusus sebelum mereka memutuskan untuk membeli barang maupun jasa. Dari kebiasaan para konsumen, dapat disimpulkan bahwa strategi penetapan harga sangat berpengaruh terhadap pemasaran produk yang ditawarkan.

Dalam usaha retail penentuan harga jual sebuah produk tidak boleh diabaikan, jangan pernah menentukan harga jual produk secara sembarangan, harga jual suatu produk akan menjadi penentuan laku atau tidaknya barang tersebut serta berapa keuntungan per produk yang anda dapatkan. Sudah bukan hal yang tabu bahwa seorang costumer akan cenderung memilih produk dengan harga jual paling murah, dan costumer juga akan ikut membandingkan harga produk ditoko anda dengan harga jual produk ditoko sebelah. Sering kali terdapat kesalahan strategi dalam penentuan harga jual, tak jarang kita temui kasus penjual yang memberikan harga murah sehingga barangnya laku keras, namun setelah dikalkulasikan keuntungannya sedikit padahal sudah menjual banyak barang.

Untuk meningkatkan kesuksesan bisnis anda, ketahuilah beberapa strategi dalam penentuan harga jual berikut pembahasannya :

Menggunakan Rumus Sederhana

Beberapa pelaku usaha retail menggunakan pilihan keystone pricing dalam menentukan harga jual, dimana sebuah produk akan digandakan harganya hingga beberapa persen kenaikan harga, misalnya 50 %. Peningkatan harga ini dapat lebih rendah atau lebih tinggi lagi tergantung pada kondisi.

Berikut rumus sederhana dalam menentukan harga jual:

 Harga Jual = [(Harga Pokok) ÷ (100-persentase kenaikan harga)] × 100 Sebagai contoh, misalkan harga pokok dari produk tersebut ialah 50.000 dan persentase kenaikannya 45% dari harga pokok, maka berikut cara menghitungnya: Harga Jual = [(50.000) ÷ (100-40)] × 100 = (50.000÷55) × 100 = Rp. 91.000

Mengikuti Harga Yang disarankan Perusahaan

Ini merupakan strategi penentuan harga jual mengikuti saran saran pabrik/perusahann kepada pelanggan anda, sebagian perusahaan menyarankan seperti harga jual seperti ini untuk menciptakan standarisasi harga terhadap produk tersebut.

Keystone Pricing

Ini merupakan teknik menentukan harga yang sering dilakukan oleh para retailer yaitu hanya dengan menggandakan dari harga pokok untuk menentukan harga jual. Teknik ini tidak bisa diterapkan untuk semua jenis produk, karena tidak semua produk bisa anda jual dengan harga setinggi itu sebelum menggunakan teknik keystone fikirkan terlebih dahulu apakan harga ganda tersebut masuk akan untuk produk tersebut? Memang dengan menggunakan teknik ini anda dengan mudah dapat menentukan harga jual, namun tidak bisa dipraktekkan untuk semua produk.

Harga Diskon

Costumer sangat tertarik dengan potongan harga, salah satu strategi penentuan harga jual yaitu dengan memberi beberapa potongan harga, hal ini juga merupakan salah satu taktik dalam mensukseskan bisnis anda. Namun juga tetap harus mempelajari cara menentukan harga diskon agar tetap memberi keuntungan.

Harga Unik

Penjual sering kali menentukan harga jual dengan angka akhir yang lumayan unik seperti angka 9, 5 atau 7. Dan ternyata penggunaan angka akhir ini seperti memberikan keuntungan tersendiri bagi penjual, bila sebuah produk yang sama memiliki harga Rp. 1000 dan Rp. 950 maka anda tentu tau harga mana yang dipilih costumer bukan?

Menjual Murah

Anda dapat menentukan harga jual produk dengan memperhatikan harga jual dari pesaing anda, maka untuk menarik perhatian pelanggan maka anda dapat menjual sedikit lebih murah dari mereka. Namun pertimbangkan juga keuntungannya anda nantinya, jangan menjual terlalu murah.

Menyelami Dunia E-Commerce: Bukan Sekadar Jualan Online

Apa Itu E-Commerce? (Mari Kita Perbarui Definisinya)

 

Jauh sebelum belanja online menjadi hobi atau kebutuhan harian kita seperti sekarang, konsep E-Commerce sebenarnya sudah memicu revolusi industri digital sejak akhir abad ke-20. Sederhananya, Association for Electronic Commerce (AEC) mengartikan E-Commerce sebagai "mekanisme bisnis secara elektronik."

Namun, jika kita melihatnya dengan kacamata hari ini, E-Commerce jauh lebih luas dari itu. Ini bukan lagi sekadar memindahkan toko fisik ke dalam layar komputer, melainkan pemanfaatan jaringan internet untuk membangun hubungan bisnis, mendistribusikan informasi, hingga mengeksekusi transaksi jual beli barang dan jasa secara instan.

Pakar bisnis digital seperti Amir Hartman membagi interaksi ini ke dalam beberapa kelompok yang pastinya sering Anda dengar:

  1. B-to-B (Business-to-Business): Transaksi antarperusahaan (misalnya, sebuah restoran yang memesan bahan baku massal lewat platform grosir digital).
  2. B-to-C (Business-to-Consumer): Perusahaan langsung berjualan ke konsumen akhir. Ini seperti saat Anda mendownload aplikasi resmi brand sepatu untuk membeli rilis terbaru mereka.
  3. C-to-C (Consumer-to-Consumer): Sesama pengguna saling berjualan. Contoh paling dekat adalah saat Anda berbelanja di Tokopedia, Shopee, atau membeli barang bekas layak pakai di marketplace lokal. 

Tiga Kunci Utama E-Commerce


Terlepas dari banyaknya definisi teoretis, sebuah aktivitas bisa disebut E-Commerce jika memenuhi tiga ciri ini:

  1. Adanya transaksi antara dua pihak.
  2. Ada produk, jasa, atau informasi yang dipertukarkan.
  3. Internet menjadi jembatan utama prosesnya.

Kehadiran E-Commerce telah melahirkan apa yang dulu kita sebut sebagai cyberspace (dunia maya). Di ruang digital ini, batasan geografis runtuh. Sebuah UMKM di Medan bisa dengan mudah mendapatkan pelanggan dari Jakarta atau bahkan London tanpa harus membuka cabang fisik di sana.


Memahami Infrastruktur Jaringan: Internet, Intranet, dan Ekstranet


Dalam menjalankan operasionalnya, perusahaan biasanya mengombinasikan tiga jenis jaringan:

Pada akhirnya, masuk ke dunia E-Commerce bukan hanya soal "punya toko online", melainkan sebuah transformasi bisnis total. Perusahaan yang kaku dan menolak beradaptasi dengan budaya digital lambat laun akan tertinggal oleh mereka yang bergerak lincah memanfaatkan teknologi.


Strategi Pemasaran E-Commerce yang Relevan Hari Ini


Dunia digital adalah pasar yang sangat dinamis. Strategi pemasaran di sini mirip dengan pemasaran konvensional—soal bauran pemasaran (marketing mix) dan membaca kompetisi—namun ritmenya jauh lebih cepat.

Ada 4 faktor utama yang mendasari perubahan strategi pemasaran digital:

  1. Daur Hidup Produk: Apakah produk Anda baru dikenal (perkenalan), sedang naik daun (pertumbuhan), sudah stabil (kedewasaan), atau mulai jenuh (kemunduran)?
  2. Posisi Persaingan di Pasar: Apakah Anda ingin menjadi pemimpin pasar (market leader), penantang yang agresif, atau fokus mengambil ceruk pasar kecil (niche market)?
  3. Situasi Ekonomi: Membaca daya beli masyarakat dan tren ekonomi makro agar harga dan promosi tetap masuk akal.
  4. Keandalan Media Online: Memilih platform digital yang punya performa stabil dan jangkauan audiens yang tepat sasaran.

Jika dibedah berdasarkan target kebutuhan, strateginya berpusat pada empat langkah:

  1. Mendorong kebutuhan utama dengan mengajak orang baru mencoba produk.
  2. Meningkatkan loyalitas agar pelanggan lama membeli lebih sering atau lebih banyak.
  3. Mempertahankan pelanggan yang sudah ada lewat pelayanan yang prima.
  4. Menjaring pelanggan baru dari pasar kompetitor.

 

7 Taktik Menguasai Traffic dan Penjualan di Era Modern


Bagaimana cara agar toko digital kita ramai pengunjung dan menghasilkan konversi penjualan? Berikut adalah taktik berbasis media yang bisa diterapkan:


1. Mengandalkan Traffic Organik (SEO)


Cara terbaik mendatangkan pengunjung adalah lewat pencarian alami di mesin pencari. Ketika orang mengetik kata kunci produk Anda, web Anda harus muncul di halaman pertama.

  1. Tips Modern: Buat konten web yang nyaman dibaca manusia, bukan cuma ramah mesin pencari. Taruh kata kunci yang relevan secara natural (kepadatan sekitar 1-2%).
  2. Penting: Hindari desain web yang terlalu berat atau penuh gambar besar tanpa kompresi. Web yang loading-nya lebih dari 3 detik biasanya langsung ditinggal oleh calon pembeli.

2. Optimalisasi Google Maps (Lokal SEO)


Jangan remehkan kekuatan pencarian lokal. Daftarkan bisnis Anda di Google Maps (Google My Business). Ini adalah cara gratis namun sangat ampuh untuk menjaring konsumen di sekitar Anda.

Contoh Nyata: Saat seseorang mengetik "kopi susu terdekat" atau "toko komputer Medan" di ponsel mereka, Google akan menampilkan peta lokasi di halaman pertama. Jika ulasan (review) pelanggan Anda bagus, kepercayaan calon pembeli baru akan langsung terbangun sebelum mereka datang atau memesan lewat aplikasi.


3. Kampanye Pay Per Click (PPC) dan Iklan Berbayar


Jika ingin hasil yang instan dan terukur, iklan berbayar (seperti Google Ads atau Meta Ads) adalah solusinya. Anda hanya membayar ketika iklan tersebut diklik oleh pengguna.

Strategi: Gunakan visual dan teks iklan yang memicu rasa penasaran (hooking). Meski butuh modal, strategi ini sangat efektif untuk melejitkan penjualan dalam waktu singkat karena iklan langsung diarahkan ke target konsumen yang spesifik.


4. Promosi dan Social Commerce (Kekuatan Media Sosial)


Miliaran orang menghabiskan waktu di media sosial. Manfaatkan ruang ini, tetapi jangan langsung jualan secara agresif (hard selling).

Contoh Terkini: Tren saat ini bergeser ke arah content commerce. Alih-alih memajang foto produk yang kaku, buatlah konten edukatif atau hiburan di platform seperti TikTok atau Instagram Reels. Jika Anda menjual produk kesehatan, jadilah ahli yang rutin membagikan tips olahraga atau diet gratis. Begitu kepercayaan (trust) terbangun, audiens akan dengan senang hati membeli produk yang Anda rekomendasikan.


5. Memanfaatkan Blog & Content Marketing


Blogging bukan sekadar menulis cerita, melainkan membangun otoritas bisnis Anda. Tulislah artikel yang konsisten, unik, dan memberikan solusi bagi pembaca. Di akhir artikel, sisipkan tombol ajakan (Call to Action), misalnya untuk mendaftar newsletter atau mengklaim voucher diskon. Ini adalah cara elegan untuk mengumpulkan basis data calon pelanggan potensial.


6. Melejit lewat Video Marketing


Satu video bisa menyampaikan pesan jauh lebih efektif daripada ribuan baris teks. Gunakan platform berbasis video seperti YouTube atau fitur video pendek di media sosial.

Taktik: Buat video unboxing, tutorial cara pakai produk, atau dokumentasi di balik layar (behind the scenes) bisnis Anda. Berikan judul yang memuat kata kunci pencarian populer agar video Anda mudah ditemukan.


7. Surat Kabar Digital (Email Marketing Modern)


Meskipun terdengar klasik, mengirimkan buletin elektronik (newsletter) secara berkala kepada pelanggan yang sudah mendaftarkan email mereka memiliki tingkat konversi yang sangat tinggi. Berikan mereka keuntungan eksklusif, seperti info artikel terbaru, tips bermanfaat, atau kode promo khusus bulanan agar mereka tetap loyal.

Memperluas Jangkauan Lewat Affiliate Marketing (Pemasaran Afiliasi)

Salah satu strategi pertumbuhan paling masif di era digital saat ini adalah Affiliate Marketing. Ini adalah kerja sama berbasis performa antara pemilik merek (pedagang) dan kreator konten atau individu (afiliator).


  1. Bagaimana cara kerjanya? Afiliator akan membagikan tautan (link) khusus atau banner produk di media sosial atau situs pribadi mereka. Jika ada konsumen yang mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian, afiliator akan mendapatkan komisi sekian persen dari total penjualan.
  2. Contoh Sukses Terkini: Skema ini diadopsi secara masif oleh raksasa E-Commerce global seperti Amazon, hingga platform lokal dan regional seperti Tokopedia Affiliate, Shopee Affiliate Program, dan Lazada Affiliate. Strategi ini sangat menguntungkan kedua belah pihak: perusahaan hanya membayar komisi berdasarkan penjualan nyata (minim risiko rugi iklan), sementara masyarakat umum bisa mendapatkan penghasilan tambahan hanya bermodalkan internet dan kreativitas di rumah.

Daftar Pustaka

Nirmala, Endar. 2016. Pemasaran Online Kelas 10 Semester 2. Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bisnis dan Pariwisata.

 

Powered by Blogger.