Komunikasi Bisnis SMK Kelas 11: Strategi Jitu, Teknik Negosiasi, & Proyek Simulasi Bisnis
Tujuan Pembelajaran:
Bagian 1: Memahami Komunikasi Bisnis
(Apa Itu dan Mengapa Penting?)
B. Jenis-Jenis Komunikasi Bisnis:
- Verbal: Percakapan langsung, telepon, rapat.Contoh: Menjelaskan fitur produk ke customer.
- Non-Verbal: Bahasa tubuh, ekspresi wajah, kontak mata.Fakta: 55% pesan tersampaikan melalui bahasa tubuh!
- Tertulis: Email, laporan, proposal.Tip: Gunakan kalimat singkat, hindari typo!
- Visual: Infografis, presentasi, video.Contoh: Slide presentasi yang memakai gambar menarik.
C. Hambatan Komunikasi & Solusinya:
Hambatan: Perbedaan bahasa, gangguan teknis (audio putus-putus), emosi tidak stabil.
Solusi:
Gunakan bahasa sederhana (hindari jargon).
Konfirmasi ulang pesan ("Bisa Ibu ulangi maksudnya?").
Dengarkan aktif (active listening): Tatap mata, anggukkan kepala.
Kutipan Inspirasi:"Komunikasi yang baik adalah bensin yang menjalankan mesin bisnis." — Paul J. Meyer
Bagian 2: Memahami Strategi Komunikasi Bisnis
(Senjata Rahasia Perusahaan!)
B. 5 Langkah Membangun Strategi Komunikasi:
Tentukan Tujuan:
Contoh: Meningkatkan penjualan 20% dalam 3 bulan.
Kenali Audiens:
Analisis: Pelanggan remaja suka konten Instagram, eksekutif suka email formal.
Rancang Pesan:
Formula: Jelas + Relevan + Emosional (Contoh iklan: "Diskon 50% buat kamu yang berani bermimpi besar!").
Pilih Saluran:
Media Sosial: Untuk target muda.
Surat Resmi: Untuk mitra bisnis.
Evaluasi Hasil:
Gunakan tools analitik (Instagram Insights, survei kepuasan).
C. Studi Kasus: Strategi Gojek
Pesan: "Gojek: Life’s a ride".
Saluran: TikTok, TV, podcast.
Hasil: Brand dikenal luas karena pesan simpel dan menyentuh kehidupan sehari-hari.
D. Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari:
Mengabaikan umpan balik (feedback) pelanggan.
Pesan terlalu rumit.
Tidak konsisten (contoh: di Instagram pakai bahasa santai, di website formal).
Bagian 3: Memahami Negosiasi Bisnis
(Seni Mencapai Kesepakatan Win-Win)
B. Tahapan Negosiasi:
Persiapan:
Riset kebutuhan lawan.
- Tentukan BATNA (Best Alternative to Negotiated Agreement): Alternatif terbaik jika gagal deal.Contoh: BATNA penjual kaos adalah menawarkan ke toko lain jika toko A menolak harga.
Diskusi:
Ajukan pertanyaan terbuka ("Apa target Bapak untuk kerjasama ini?").
Penawaran:
Beri penawaran realistis + alasan logis (*"Harga Rp 50.000/unit karena bahan premium"*).
Bargaining:
Teknik anchoring: Tawarkan harga lebih tinggi sebagai "jangkar" awal.
Kesepakatan:
Tuangkan dalam kontks tertulis.
C. Jurus Hadapi Taktik Keras:
- Taktik "Deadline Palsu" ("Ini harga terakhir, besok naik!"):Respons: "Boleh saya konsultasikan dulu dengan tim?" (jangan terburu-buru).
- Taktik Emosi (marah, ancaman):Tetap tenang, fokus pada fakta.
D. Negosiasi Lintas Budaya:
Orang Jawa: Hindari konflik langsung, gunakan bahasa halus.
Orang Batak: Komunikasi tegas dan terbuka diterima.
Tips Emas:"Dalam negosiasi, diam itu strategi. Dengarkan lebih banyak, bicara seperlunya."
Tugas Projek: "Business Communication Challenge"
Tujuan: Menerapkan materi komunikasi, strategi, dan negosiasi secara praktis.
Langkah Pelaksanaan:
Bentuk Tim: 3-4 orang/kelompok.
Skenario:
Kalian adalah tim marketing startup "EcoBag" (tas ramah lingkungan).
Tugas: Menjual produk ke minimarket "Segar Mart" dengan ketentuan:
Harga dasar: Rp 15.000/unit.
Target minimal: 100 unit.
Tahapan:
Komunikasi: Buat video presentasi 3 menit perkenalkan produk (tekankan keunggulan lingkungan).
Strategi: Rancang pesan & pilih saluran (email formal? video call?) untuk "Segar Mart".
- Negosiasi: Simulasikan negosiasi harga:Peran: 1 siswa sebagai pemilik "Segar Mart" (ingin diskon 30%), 1 sebagai sales "EcoBag".
Deliverables:
Video presentasi produk.
Dokumen strategi komunikasi (PDF 1 halaman).
Rekaman simulasi negosiasi (audio/video 5 menit).
Kriteria Penilaian:
Kejelasan pesan (30%).
Kreativitas strategi (30%).
Keberhasilan win-win dalam negosiasi (40%).
Batas Waktu: 2 minggu.
Penutup
Komunikasi bisnis bukan teori membosankan, tapi keterampilan hidup yang menentukan karir kalian. Mulailah praktik dari hal kecil: presentasi di kelas, diskusi kelompok, atau negosiasi nilai tugas dengan guru!